Jentik adalah tahap larva dari nyamuk yang hidup di lingkungan air. Biasanya, jentik ini memiliki kebiasaan mendekat atau bergantung pada permukaan air untuk mengambil oksigen. Namanya diambil dari gerakan yang dilakukannya saat bergerak di air. Dalam beberapa bahasa daerah, jentik juga dikenal sebagai encuk atau uget-uget di Jawa. Jentik sering menjadi target dalam upaya pengendalian populasi nyamuk karena perannya sebagai vektor penyakit menular seperti malaria dan demam berdarah dengue. Menangani populasi jentik adalah kunci dalam mengendalikan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.
BACA JUGA:
Tahap awal kehidupan nyamuk terjadi dari jentik, yang menjadi sasaran utama dalam membebaskan rumah dari hama nyamuk. Kehadiran nyamuk tak hanya mengganggu tetapi juga berpotensi menyebarkan penyakit serius seperti demam berdarah dan malaria. Untuk mencegah jentik nyamuk berkembang di rumah, penting untuk mencegah genangan air tempat mereka berkembang biak. Menguras bak mandi secara teratur merupakan salah satu cara untuk meminimalkan genangan air, karena bak mandi umumnya menjadi tempat favorit bagi jentik nyamuk. Dengan menjaga area rumah tetap kering dan bebas genangan air, dapat membantu mengurangi populasi nyamuk dan mencegah penyebaran penyakit yang mereka bawa. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah meluncurkan program pemberantasan jentik dengan penempatan satu jumantik di setiap rumah. Tujuan utama dari program ini adalah memeriksa dan membersihkan jentik Aedes sp., penyebab utama penularan penyakit demam berdarah. Diharapkan bahwa dengan adanya jumantik ini, masyarakat dapat lebih bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam upaya pemberantasan jentik.
Mengatasi Keterbatasan dalam Penyemprotan
Penyemprotan sering kali menjadi tindakan umum dalam upaya memberantas nyamuk dewasa di rumah. Walaupun demikian, metode ini kurang efektif dalam mengatasi jentik nyamuk yang hidup di dalam genangan air. Dalam hal ini, metode pemberantasan jentik menjadi lebih efektif dan spesifik dalam mengatasi masalah tersebut. Salah satu teknik yang umum digunakan untuk pemberantasan jentik adalah dengan pendekatan jumantik. Jumantik adalah metode pemeriksaan secara rutin terhadap genangan air di sekitar rumah dengan tujuan menghilangkan jentik nyamuk sebelum mereka tumbuh menjadi nyamuk dewasa. Metode ini membantu dalam mencegah penyebaran dan berkembangnya jentik nyamuk di lingkungan sekitar rumah, sehingga dapat mengurangi populasi nyamuk dan potensi penyebaran penyakit yang dibawa oleh nyamuk. Dengan fokus pada pemberantasan jentik, langkah ini menjadi lebih spesifik dan efektif dalam mengendalikan populasi nyamuk di sekitar area rumah.
Tingginya Angka Kepadatan Jentik dan Perilaku Masyarakat
Di wilayah kerja Puskesmas Kutaraya Kayu Agung, terdapat kecenderungan meningkatnya jumlah jentik nyamuk. Hal ini disebabkan oleh perilaku masyarakat sehubungan dengan pengelolaan tempat-tempat penampungan air atau wadah. Banyak di antara masyarakat mengosongkan tempat-tempat penampungan air mereka hanya setiap lebih dari seminggu, sementara ada yang bahkan tidak melakukan pengelolaan sama sekali karena kekhawatiran terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan tipe TPA yang mereka gunakan. Situasi seperti ini memperparah pertumbuhan jentik di wilayah tersebut. Dalam upaya pencegahan, perlu adanya upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan air di lingkungan mereka agar dapat mengurangi populasi jentik nyamuk dan mencegah potensi penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.
Perlunya Implementasi Program Satu Jumantik per Rumah
Saat ini, program satu jumantik per rumah dari Kemenkes belum sepenuhnya diterapkan di wilayah ini. Hal ini menjadi salah satu penyebab kurangnya pengendalian terhadap kepadatan jentik di daerah tersebut. Dengan pelaksanaan program yang konsisten, diharapkan kepadatan jentik dapat ditekan dan situasi kesehatan lingkungan dapat lebih terkendali. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan surat edaran yang menghimbau masyarakat, khususnya pegawai ASN di lingkungan Kemenkes, untuk mengambil langkah pencegahan dan pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Virus Zika. Surat edaran ini memberikan panduan dalam memberantas sarang nyamuk, khususnya Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang bertanggung jawab atas penyebaran kedua penyakit tersebut. Langkah-langkah yang disarankan termasuk menguras tempat-tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, serta langkah-langkah tambahan seperti penggunaan larvasida, obat anti nyamuk, kelambu saat tidur, dan memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk. Selain itu, Kemenkes juga mendorong masyarakat untuk mengaktifkan kembali Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik, yang merupakan upaya pemantauan jentik nyamuk dengan mengajak keluarga, tetangga, serta berkoordinasi dengan pengurus RT, RW, dan lingkungan untuk membentuk kelompok Jumantik guna pencegahan penyakit tersebut.
BACA JUGA:
Upaya Mendukung Kesadaran Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat
Pemberantasan jentik bukanlah tanggung jawab tunggal pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat penting. Dukungan penuh terhadap program pemberantasan jentik, seperti adanya satu jumantik di setiap rumah, dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan secara keseluruhan.
Menjaga kebersihan lingkungan bukan sekadar upaya rutin, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kesehatan dan keamanan masyarakat. Selalu diperlukan upaya bersama dan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi kita semua.
Referensi
Tim Redaksi. 2023. “Kesunanan Surakarta Hadiningrat.” Wikipediaensiklopedia. Rubrik Berita. Edisi Senin, 16 Oktober. diakses Senin, 30 Oktober 2023, 15:24.
Lyliana, Lea. 2023. “8 Solusi Basmi Jentik Nyamuk di Bak Mandi Selain Pakai Abate. Lingkungan Bersih, Bebas DBD~.” hipwee. Rubrik Berita. Edisi Senin, 14 Juli. diakses Senin, 30 Oktober 2023, 15:24.
Rokom. 2016. “Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan 3M Plus dan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik.” sehatnegeriku. Rubrik Berita. Edisi 14 Desember. diakses Senin, 30 Oktober 2023, 15:34.
Mamay, Panduan Praktikum Bakteriologi, Penerbit Manggu.
Sugiah, Panduan Praktikum Bakteriologi, Penerbit Manggu.
Tags: Bakteriologi, Kesehatan, Kesehatan Lingkungan
News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door
